NAQOBAH ANSAB AULIYA' TIS'AH

Merajut Kembali Keturunan Walisongo. Menyatukan & mendokumentasikan keturunan Walisongo yg tersebar diseluruh Kab. Kudus dg landasan keikhlasan, silaturahmi & penuh pengabdian

Read More

NAPAK TILAS NAAT KUDUS

Benih Keprihatinan Dari Media Sosial Ke Gerakan Nyata Jauh sebelum NAAT resmi terdaftar di KEMENKUMHAM, bibit-bibit kesadaran yg muncul dari diskusi-diskusi kecil di ruang digital

Read More

RENCANA STRATEGIS

Berkomitmen Menyatukan Keluarga besar Wali Songo yang tersebar diseluruh Kabupaten Kudus. Melakukan Penelitian, pencatatan dan pelestarian silsilah secara profesional dengan landasan ilmiah yang kuat

Read More

Koalisi Tiga Tokoh Besar: Hayam Wuruk, Cheng Ho, dan Syekh Jumadil Kubro

Koalisi Tiga Tokoh Besar: Hayam Wuruk, Cheng Ho, dan Syekh Jumadil Kubro Dalam perjalanan sejarah Nusantara, terdapat tiga tokoh besar yang memiliki peran penting dalam membentuk arah peradaban Jawa menjelang lahirnya era Walisongo. Ketiganya adalah Raja Majapahit Hayam Wuruk, Laksamana Cheng Ho, dan Syekh Jumadil Kubro. Ketiga tokoh ini tidak hanya terhubung melalui jalur politik,…

Tragisnya Nasib Sultan Banten Terakhir dan Perampasan Warisan Kesultanan oleh Pemerintah Kolonial

Pendahuluan Sejarah Nusantara tidak hanya mencatat kejayaan kerajaan dan kesultanan, tetapi juga menyimpan kisah pilu tentang runtuhnya kedaulatan bangsa-bangsa pribumi akibat kolonialisme. Salah satu contoh yang paling tragis adalah nasib Sultan Maulana Muhammad Shafiuddin (1801–1899), Sultan Banten terakhir yang sah menurut garis keturunan. Setelah kehilangan takhta, tanah air, dan seluruh kekayaan kesultanan, beliau mengakhiri hidupnya…

Viral! Musyawarah Dzuriyah di Makam Syekh Abdurrahman Raden Kiai Santri Anom Tongpait Klambu Grobogan Berbuah Titik Temu Sejarah

NAATKUDUS.ID – Suasana berbeda terjadi di kompleks makam Syekh Abdurrahman Raden Kiai Santri Anom Tongpait, Klambu, Grobogan, pada malam hari ini. Sejumlah dzuriyah yang datang dari berbagai daerah berkumpul dalam sebuah forum silaturahmi, dialog, dan musyawarah bersama juru kunci makam serta tokoh-tokoh setempat. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi perhatian banyak pihak.…

DPC NAAT Kudus Terus Perkuat Jaringan Keluarga hingga Akar Rumput

DPC NAAT Kudus Terus Perkuat Jaringan Keluarga hingga Akar Rumput KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NAAT Kudus terus memperkuat jaringan organisasi dan keluarga besar keturunan Walisongo hingga tingkat paling bawah. Setelah berhasil membentuk Pengurus Anak Cabang (PAC) NAAT Kecamatan Undaan, kini proses pembentukan Pengurus Ranting di wilayah tersebut mulai digodog dan dimatangkan. Langkah ini…

KH Ahmad Mutamakkin Kajen: Ulama Sufi dan Penyebar Islam di Pesisir Muria

KH Ahmad Mutamakkin, yang dikenal pula dengan sebutan Mbah Mutamakkin, Mbah Bolek, atau Kaji Mutamakkin, merupakan salah satu tokoh ulama besar yang memiliki pengaruh penting dalam perkembangan Islam di wilayah Pati dan kawasan pesisir Muria, Jawa Tengah. Nama beliau sangat dikenal dalam tradisi masyarakat Kajen. Hingga kini peninggalan sejarah yang berkaitan dengan dirinya masih dapat…

Menyingkap Susur Galur Sunan Cendana Kwanyar

Menyingkap Susur Galur Sunan Cendana Kwanyar Kajian Manuskrip, Tradisi Keluarga, dan Data Arkeologis Oleh: LP3SN NAAT Kudus Sunan Cendana Kwanyar merupakan salah satu tokoh penyebar Islam yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah perkembangan Islam di Pulau Madura. Hingga hari ini, makam beliau di Kwanyar, Bangkalan, tetap menjadi salah satu pusat ziarah penting yang dikunjungi masyarakat…

Sejarah Awal Berdirinya DPC NAAT KUDUS

Sejarah Awal Berdirinya DPC NAAT KUDUS Dari Pertemuan Kecil di Damaran Menuju Konsolidasi Organisasi Perjalanan berdirinya DPC NAAT Kudus bermula dari proses yang sederhana dan penuh keterbatasan. Organisasi ini tidak lahir dari forum besar maupun keramaian massa, melainkan tumbuh melalui tahapan kecil yang dijalani dengan kesungguhan, semangat perjuangan, dan keyakinan untuk membangun wadah pelestarian sejarah,…

Wong Jowo Ilang Jowone? Menjaga Budaya Tanpa Kehilangan Akhlak

Wong Jowo Ilang Jowone? Menjaga Budaya Tanpa Kehilangan Akhlak Perubahan sosial di Indonesia pasca reformasi menghadirkan wajah baru dalam kehidupan masyarakat. Simbol-simbol keagamaan semakin tampak di ruang publik, sementara arus modernitas dan globalisasi bergerak semakin cepat mempengaruhi pola hidup generasi muda. Di tengah perubahan tersebut, muncul ungkapan yang sering terdengar di masyarakat: “Wong Jowo ilang…

Tradisi Tutur Keluarga Arya Penangsang: Jejak Jipang, Kudus, dan Lampung

Tradisi Tutur Keluarga Arya Penangsang: Jejak Jipang, Kudus, dan Lampung Arya Penangsang merupakan salah satu tokoh paling kontroversial dalam sejarah pasca-runtuhnya Kesultanan Demak. Dalam banyak babad Jawa, ia digambarkan sebagai sosok keras dan penuh ambisi. Namun dalam tradisi tutur keluarga keturunannya, Arya Penangsang justru dipandang sebagai korban perebutan kekuasaan besar pasca Geger Demak. Menurut penuturan…

Pangeran Janas Abdussyukur: Dzurriyah Sunan Kudus dari Jalur Sunan Nyamplungan

Pangeran Janas Abdussyukur: Dzurriyah Sunan Kudus dari Jalur Sunan Nyamplungan Di tengah sejarah panjang trah Walisongo di Kudus, terdapat sejumlah tokoh yang tidak banyak muncul dalam historiografi resmi, namun tetap hidup dalam tradisi masyarakat dan manuskrip keluarga. Salah satunya adalah sosok Pangeran Janas Abdussyukur, yang dalam masyarakat Damaran Kudus lebih dikenal dengan sebutan Mbah Janas.…